Sparta Rotterdam vs Excelsior
Pada tanggal 17 Mei 2026, Sparta Stadion menjadi saksi bisu pertandingan Eredivisie yang penuh emosi antara Sparta Rotterdam dan Excelsior. Di hadapan 10.599 penonton, laga ini menyuguhkan drama dari awal hingga akhir, di mana keputusan teknologi di menit-menit krusial menjadi penentu nasib kedua tim.
Nasib Buruk Tuan Rumah di Babak Pertama
Laga dimulai dengan momen yang sangat tidak menguntungkan bagi tuan rumah. Baru 14 menit berjalan, Giannino Vianello melakukan gol bunuh diri yang membuat Excelsior unggul lebih dulu. Sparta Rotterdam berusaha keras untuk bangkit, namun pertahanan lawan yang rapat dan ketegangan di lapangan membuat mereka kesulitan. Vito van Crooij bahkan harus menerima kartu kuning di menit ke-40 sebagai bentuk frustrasi tuan rumah sebelum turun minum.
Hujan Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat drastis. Arthur Zagre memperlebar keunggulan Excelsior menjadi 0-2 pada menit ke-50. Namun, Sparta Rotterdam memberikan respon cepat melalui gol Ayoni Santos hanya tiga menit berselang. Pertarungan semakin sengit ketika Noah Naujoks mencetak gol ketiga bagi tim tamu lewat sundulan akurat di menit ke-62, memanfaatkan umpan matang dari Gyan de Regt.
Drama VAR di Masa Injury Time
Puncak drama terjadi di masa tambahan waktu. Pada menit ke-91, Milan Zonneveld mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-3 setelah menerima assist dari Tobias Lauritsen. Dua menit kemudian, seisi stadion bergemuruh saat Zonneveld kembali menyarangkan bola yang tampaknya menjadi gol penyeimbang yang dramatis. Namun, setelah peninjauan VAR yang cukup lama, wasit menganulir gol tersebut karena adanya pelanggaran sebelumnya. Meskipun Patrick van Aanholt mencoba memberikan tekanan terakhir, skor tetap bertahan untuk kemenangan tipis Excelsior.