Standard de Liège - RAAL - 2026-2027
Pertandingan seru tersaji dalam lanjutan Jupiler Pro League saat Standard Liege menjamu Lommel United. Pada tanggal 24 Agustus 2026, kedua tim bertarung di lapangan dengan ambisi besar untuk meraih poin penuh demi memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Babak Pertama yang Alot
Sejak peluit pertama dibunyikan, pertandingan berjalan dengan tempo yang cukup seimbang. Standard Liege mencoba mengambil inisiatif serangan, namun pertahanan Lommel United tampil sangat solid dan disiplin. Ketegangan mulai terasa di menit ke-34 ketika pemain tim tamu, Yllan Okou, menerima kartu kuning pertama dalam laga ini. Meski ada beberapa upaya dari kedua tim untuk memecah kebuntuan, hingga babak pertama berakhir, skor kacamata tetap bertahan.
Salieu Drammeh: Sang Pembeda dari Bangku Cadangan
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Alexis Trouillet dari tim tuan rumah langsung mendapatkan kartu kuning di menit ke-46. Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-62 saat Salieu Drammeh masuk menggantikan Dennis Eckert. Perubahan ini terbukti sangat krusial. Di menit ke-68, berawal dari umpan matang Bernard Nguene, Drammeh berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Seolah belum puas, Standard Liege terus menekan. Hanya berselang lima menit, tepatnya di menit ke-73, Salieu Drammeh kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya dalam pertandingan ini membuat skor berubah menjadi 2-0 dan memberikan keunggulan nyaman bagi tuan rumah. Penampilan gemilang Drammeh benar-benar merusak rencana pertahanan yang telah disusun oleh lawan.
Drama Kartu Merah di Menit Akhir
Di sisa waktu pertandingan, Lommel United mencoba melakukan beberapa pergantian pemain untuk mengejar ketertinggalan, namun usaha mereka selalu kandas di tangan lini belakang Standard Liege. Frustrasi mulai terlihat dari kubu tamu, dan puncaknya terjadi pada masa injury time menit ke-90+1 saat Yllan Okou menerima kartu kuning kedua yang berujung pada kartu merah. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Standard Liege, sebuah hasil yang layak berkat performa impresif di babak kedua.