Everton vs Crystal Palace
Pertandingan Premier League International Cup kali ini menyuguhkan pertarungan sengit antara dua tim yang mengandalkan kedisiplinan taktik. Para pendukung yang memadati stadion menantikan momen-momen krusial yang akan menentukan siapa yang layak keluar sebagai pemenang dalam duel penuh gengsi ini.
Drama VAR dan Keunggulan di Babak Pertama
Pada tanggal 22 Agustus 2026, laga antara Everton dan Crystal Palace dimulai dengan tempo tinggi namun diwarnai beberapa kesalahan pemain bertahan. James Tarkowski dan Dean Henderson sempat melakukan blunder di awal laga yang hampir berakibat fatal. Ketegangan memuncak di menit ke-26 saat wasit menghentikan permainan untuk melakukan pengecekan VAR terkait potensi penalti bagi Everton.
Crystal Palace nyaris memimpin di menit ke-38 lewat tendangan Jean-Philippe Mateta yang membentur tiang gawang. Namun, justru Everton yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-42. Memanfaatkan kesalahan fatal Daniel Munoz, Harrison Armstrong melepaskan umpan yang diselesaikan dengan sempurna oleh kaki kiri Kiernan Dewsbury-Hall.
Tandukan Barry Mengunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Everton tidak mengendurkan serangan. Menit ke-53 menjadi momen krusial saat Thierno Barry mencetak gol kedua melalui sundulan maut. Gol ini berawal dari kerja sama apik antara Hayden Hackney dan assist dari Iliman Ndiaye. Crystal Palace mencoba merespons dengan memasukkan Yeremy Pino dan Anan Khalaili, namun pertahanan tuan rumah tetap kokoh.
Penyelamatan Pickford dan Akhir Laga
Meski Crystal Palace mendominasi penguasaan bola hingga 58%, mereka kesulitan menembus barisan belakang Everton. Di masa injury time, Joergen Strand Larsen hampir memperkecil ketertinggalan melalui sundulan, tetapi Jordan Pickford tampil sigap untuk mengamankan bola. Skor 2-0 bertahan hingga akhir, memastikan poin penuh bagi tim tuan rumah di hadapan 51.820 penonton.