England vs Croatia
Panggung Piala Dunia menjadi saksi bisu bentrokan monumental saat Inggris dan Kroasia memperbarui rivalitas mereka dalam laga yang sangat krusial. Pada 17 Juni 2026, para penggemar disuguhi permainan catur taktis yang dengan cepat berubah menjadi tontonan ofensif yang mendebarkan.
Babak Pertama yang Intens
Pertandingan memanas sejak dini ketika Noni Madueke dilanggar oleh Luka Modric di kotak terlarang. Harry Kane maju sebagai algojo pada menit ke-12 dan dengan tenang menyarangkan bola ke pojok kanan bawah. Namun, Kroasia menolak untuk menyerah. Di menit ke-36, Martin Baturina membungkam pendukung Inggris lewat tendangan jarak jauh spektakuler yang menghujam pojok atas gawang.
Momentum kembali beralih sesaat sebelum turun minum. Declan Rice melepaskan umpan sepak pojok akurat yang disambut sundulan bertenaga Harry Kane. Namun drama babak pertama belum usai. Di masa injury time, Petar Musa memanfaatkan umpan sundulan Ivan Perisic untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Gol Bellingham dan Tekanan Inggris
Babak kedua dimulai dengan intensitas yang sama. Hanya dua menit setelah dimulai kembali, Jude Bellingham menunjukkan kelas dunianya dengan mencetak gol setelah menerima assist dari Elliot Anderson. Kembali unggul, Inggris terus menekan, tetapi Dominik Livakovic tampil gemilang di bawah mistar Kroasia. Ia melakukan serangkaian penyelamatan ajaib untuk menggagalkan peluang dari Nico O'Reilly, Anthony Gordon, dan Ezri Konsa.
Rashford Mengunci Kemenangan
Menjelang akhir pertandingan, pergantian pemain yang dilakukan terbukti krusial. Pada menit ke-85, Bukayo Saka berperan sebagai kreator dengan memberi umpan kepada Marcus Rashford di tengah kotak penalti. Penyerang tersebut tidak menyia-nyiakan peluang dan melepaskan tembakan ke pojok bawah gawang. Meski ada tekanan telat dari Josko Gvardiol dan Andrej Kramaric, Inggris tetap solid untuk mengamankan kemenangan vital dalam drama Piala Dunia ini.