Canada vs Morocco Full Match
Pada 4 Juli 2026, panggung dunia menjadi saksi pertemuan antara dua negara yang haus akan kesuksesan dalam laga Piala Dunia yang penuh ketegangan. Atmosfer stadion sangat terasa saat kedua tim bersiap untuk pertarungan disiplin taktis dan kecemerlangan individu.
Tekanan Awal dan Perlawanan Sengit
Pertandingan dimulai dengan Kanada mengambil inisiatif serangan, menguji ketangguhan pertahanan Maroko sejak menit-menit pertama. Jonathan David memaksa penyelamatan krusial dari Yassine Bounou di menit ke-5, disusul upaya dari Tani Oluwaseyi yang juga berhasil diamankan oleh sang kiper. Seiring berjalannya babak pertama, tensi permainan meningkat dan menjadi sangat fisik, yang mengakibatkan hujan kartu kuning bagi kedua tim. Richie Laryea dan Achraf Hakimi termasuk di antara mereka yang menerima peringatan. Maroko harus melakukan perubahan taktis lebih awal setelah Ismael Saibari cedera dan digantikan oleh Soufiane Rahimi di menit ke-22, namun skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Kecemerlangan Azzedine Ounahi
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50 di babak kedua. Azzedine Ounahi menunjukkan kelasnya dengan melepaskan tembakan kaki kanan yang presisi dari luar kotak penalti ke pojuk bawah gawang, setelah menerima umpan dari Achraf Hakimi. Kanada mencoba membalas dengan meningkatkan intensitas serangan, namun penyelesaian akhir yang buruk dan pertahanan disiplin Maroko menjadi penghalang. Pada menit ke-82, Ounahi kembali mencetak gol keduanya, kali ini memanfaatkan serangan balik cepat yang diawali oleh umpan Brahim Díaz.
Penutup dari Soufiane Rahimi
Di penghujung laga, Kanada terus berusaha mengejar ketertinggalan, namun justru Maroko yang tampil lebih efektif. Soufiane Rahimi hampir saja menambah keunggulan di menit ke-85 jika sundulannya tidak membentur mistar gawang. Namun, Rahimi akhirnya berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+8. Melalui kerja sama apik dengan Brahim Díaz, ia menceploskan bola dengan kaki kirinya untuk memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Singa Atlas. Hasil ini menegaskan efisiensi Maroko di depan gawang dibandingkan perjuangan keras Kanada yang gagal membuahkan hasil.