Arsenal vs Athletic Bilbao
Pertandingan antara Arsenal dan Paris Saint-Germain menyuguhkan drama tingkat tinggi yang memaksa kedua tim bermain hingga tetes keringat terakhir. Duel yang mempertemukan dua raksasa Eropa ini berjalan sangat alot dan penuh taktik, hingga akhirnya harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Keunggulan Cepat Gunners
Pada tanggal 26 Juli 2026, laga dimulai dengan tempo yang sangat cepat. Arsenal langsung menggebrak dan berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-6 lewat aksi Kai Havertz. Memanfaatkan kelengahan lini belakang yang dikawal Marquinhos, pemain asal Jerman itu melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dihalau kiper lawan. Sepanjang babak pertama, Arsenal tampil sangat disiplin dalam bertahan, membuat Ousmane Dembélé dan kolega kesulitan menemukan celah.
Respon Paris Saint-Germain
Memasuki babak kedua, PSG mulai meningkatkan intensitas serangan mereka. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62 saat Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan di kotak terlarang oleh Cristhian Mosquera. Melalui tinjauan VAR, wasit tetap pada keputusannya memberikan penalti yang kemudian dieksekusi dengan sempurna oleh Ousmane Dembélé. Skor imbang 1-1 membuat pertandingan semakin panas, ditandai dengan kartu kuning untuk Bukayo Saka dan Mosquera akibat permainan fisik yang keras.
Drama Adu Penalti
Masa perpanjangan waktu dilalui dengan ketegangan yang merembet hingga ke pinggir lapangan, di mana Mikel Arteta menerima kartu kuning karena protes keras. Setelah skor tetap tidak berubah, pemenang ditentukan melalui titik putih. Dalam babak adu penalti yang mendebarkan, Paris Saint-Germain tampil lebih tenang. Meski Gabriel Martinelli berhasil menjalankan tugasnya, kegagalan Eberechi Eze dan Gabriel menjadi penentu kekalahan bagi Gunners. Lucas Beraldo mencetak gol penentu yang memastikan kemenangan bagi tim asal Paris tersebut.