Argentina vs Austria
Panggung Piala Dunia menyuguhkan duel sengit antara Argentina dan Austria, di mana kedisiplinan taktik bertemu dengan kejeniusan individu. Kedua tim memasuki lapangan dengan ambisi besar untuk meraih poin penuh dalam pertandingan yang krusial bagi langkah mereka di turnamen ini.
Drama Penalti dan Penebusan Dosa Messi
Pada tanggal 22 Juni 2026, pertandingan langsung memanas sejak awal. Baru berjalan empat menit, Lautaro Martínez dilanggar di kotak terlarang oleh Stefan Posch, yang berujung pada penalti setelah tinjauan VAR. Namun, pendukung Tim Tanggo terdiam saat Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-9. Austria mencoba memanfaatkan momentum ini melalui serangan Marcel Sabitzer dan Paul Wanner yang merepotkan lini pertahanan lawan.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-38. Melalui sebuah serangan balik cepat yang diinisiasi oleh Facundo Medina, Lionel Messi menebus kesalahannya dengan penyelesaian kaki kiri yang akurat ke sudut bawah gawang. Gol ini membawa Argentina unggul 1-0 hingga turun minum, memberikan tekanan psikologis bagi tim lawan yang sebenarnya tampil cukup solid.
Tekanan Austria dan Gol Penutup
Memasuki babak kedua, Austria meningkatkan intensitas serangan. Sabitzer hampir saja menyamakan kedudukan pada menit ke-55 jika tendangannya tidak diselamatkan secara gemilang oleh Emiliano Martínez. Pertandingan menjadi lebih keras dengan keluarnya kartu kuning untuk Konrad Laimer dan Facundo Medina. Pergantian pemain dilakukan oleh kedua tim, termasuk masuknya Julián Alvarez untuk menambah daya dobrak Argentina.
Kemenangan dipastikan pada masa injury time. Di menit ke-90+5, dalam sebuah skema serangan balik yang sangat rapi, Lionel Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar bola di sisi kiri kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, mengamankan poin krusial bagi Argentina dalam perjalanan mereka di Piala Dunia.