Ajax Amsterdam vs Willem II
Eredivisie kembali bergulir pada tanggal 15 September 2026, saat ribuan penonton memadati stadion untuk menyaksikan laga krusial antara Ajax Amsterdam melawan Willem II. Dengan ambisi kedua tim untuk membangun momentum di awal musim, atmosfer pertandingan terasa sangat panas di bawah sorotan lampu stadion.
Gebrakan Akhir Babak Pertama
Setengah jam pertama berlangsung cukup alot, di mana Ajax mendominasi penguasaan bola namun kesulitan menembus pertahanan disiplin Willem II. Upaya awal dari Steven Berghuis dan Davy Klaassen berhasil diamankan kiper atau melenceng dari target, sementara tim tamu mencoba mencuri kesempatan lewat serangan balik. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-41 ketika Kasper Dolberg memberikan umpan matang kepada Davy Klaassen, yang dengan tenang menceploskan bola lewat tendangan kaki kanan. Momentum langsung berpihak pada tuan rumah, dan sesaat sebelum turun minum, Julian Brandt menggandakan keunggulan lewat penyelesaian kaki kiri yang akurat setelah menerima asis dari Lucas Rosa.
Dominasi di Babak Kedua
Ajax tidak menunjukkan tanda-tanda mengendurkan serangan setelah jeda, dengan mencatatkan hampir 70% penguasaan bola. Perubahan taktik dari kedua manajer memasukkan Viktor Tsigankov dan Sofyan Amrabat ke dalam lapangan, dan dampaknya langsung terasa. Pada menit ke-69, Oscar Gloukh menjadi kreator bagi gol Viktor Tsigankov yang memperlebar jarak menjadi tiga gol. Hanya lima menit berselang, Gloukh mencatatkan namanya sendiri di papan skor lewat gol yang dieksekusi dengan baik, kembali berkat asis dari pemain yang tampil gemilang, Kasper Dolberg. Meski tertinggal jauh, Willem II sempat mendapat harapan pada menit ke-76 saat Alessandro Ciranni menyambar umpan silang Uriel van Aalst untuk mengubah skor menjadi 4-1, memanfaatkan kelengahan di lini belakang tuan rumah.
Dolberg Mengunci Kemenangan
Harapan akan kebangkitan ajaib tim tamu segera sirna saat Ajax kembali memegang kendali di menit-menit akhir. Sebanyak 54.018 penggemar yang hadir disuguhi satu momen magis terakhir pada menit ke-87. Kasper Dolberg, yang menjadi otak di balik banyak serangan timnya, akhirnya mencetak gol sendiri lewat sundulan bertenaga yang merobek jala gawang lawan. Saat peluit panjang berbunyi, statistik mencerminkan performa dominan, dengan Ajax menguasai penuh lapangan dan mengamankan tiga poin penting di hadapan pendukung sendiri.