AC Milan vs Cagliari
Lampu stadion legendaris San Siro bersinar terang pada 2026-05-24 untuk pertandingan yang menjanjikan intrik taktis dan drama tinggi. Para penggemar berkumpul untuk menyaksikan laga di mana setiap transisi sangat berarti dan momentum berubah di setiap tiupan peluit.
Kejutan Cepat di San Siro
Pertandingan langsung memanas sejak awal. Baru pada menit ke-2, AC Milan unggul melalui Alexis Saelemaekers yang menyelesaikannya dengan klinis menggunakan kaki kanan. Gol ini berawal dari umpan kunci Fikayo Tomori yang menemukan Santiago Gimenez sebagai pemberi assist. Di tengah kegembiraan gol cepat tersebut, pemain Cagliari, Ze Pedro, langsung diganjar kartu kuning saat tim tamu kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah.
Respon Tangguh Tim Tamu
Meskipun tertinggal lebih dulu, tim tamu mulai menemukan ritme permainan mereka. Pada menit ke-20, Cagliari berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari sepak pojok Adam Obert yang memicu kemelut, bola liar jatuh ke kaki Gennaro Borrelli yang melepaskan tembakan kaki kiri akurat ke dalam gawang. AC Milan mencoba kembali memegang kendali, termasuk peluang melalui sundulan Youssouf Fofana yang masih bisa diamankan oleh Elia Caprile.
Perubahan Momentum di Babak Kedua
Di babak kedua, AC Milan memasukkan Christian Pulisic untuk menambah daya dobrak. Namun, justru Cagliari yang berhasil mengambil inisiatif. Pada menit ke-57, Juan Rodriguez menyambar bola liar dengan sundulan yang membuat tim tamu berbalik unggul 1-2. Gol ini memicu rasa frustrasi di kubu Milan, di mana Strahinja Pavlovic menerima kartu kuning, disusul oleh kiper Mike Maignan yang juga mendapat kartu kuning karena melakukan protes keras terhadap wasit.
Tekanan Akhir yang Menegangkan
Demi menyelamatkan poin, AC Milan melakukan serangkaian pergantian pemain dengan memasukkan Luka Modric, Rafael Leao, dan Niclas Fuellkrug. Modric berulang kali mengirimkan sepak pojok berbahaya, namun lini pertahanan Cagliari yang dipimpin oleh Alberto Dossena tampil sangat disiplin. Meskipun Ibrahim Sulemana menerima kartu kuning di menit akhir karena pelanggaran taktis, tim tamu berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit panjang berbunyi.